STUDI DI AS LEBIH CEPAT LULUS

Juli 8, 2007 at 10:34 am 7 komentar

S1 Tak Perlu Tesis

Tidak banyak orang Indonesia yang memiliki kesempatan belajar di Amerika Serikat (AS). Jumlah mahasiswa Indonesia di AS paling sekitar 15.000 orang. Mereka dibiayai orang tua (umumnya S1), atau beasiswa dari pemerintah (mahasiswa S2 dan S3). Yang cukup membanggakan, mereka rata-rata lebih cepat lulus dengan rekan-rekan yang belajar di tanah air.

USA

Mahasiswa S1 di AS memang tidak mendapat tugas akhir menulis tesis hasil penelitian. Karena itu mereka bisa tahu persis semester kapan mereka bisa dilantik menjadi sarjana.

Sementara itu di Indonesia, mahasiswa S1 yang telah menghabiskan mata kuliahnya masih sibuk merenung-renung mencari topik penelitian. Belum lagi kalau yang bersangkutan adalah orang-orang pemalas. Kalaupun topik sudah ditemukan mereka masih harus berhadapan dengan dosen pembimbing yang sibuk mengurusi proyek.

Di AS mahasiswa S1 rata-rata bisa lulus tepat 4 tahun, S2 2 tahun, dan S3 3 tahun. Mengapa demikian? Menurut berbagai sumber dikatakan sebab universitas-universitas di AS memiliki fasilitas belajar yang lengkap, segala macam biku jurnal ilmiah dengan mudah diperoleh di perpustakaan.

Ada beberapa sebab lain mengapa studi di AS bisa lebih cepat selesai daripada di tanah air. Pertama, peran dosen pembimbing. Seorang calon master umumnya memiliki 3 dosen pembimbing dan calon doktor 5 dosen pembimbing. Tetapi hanya satu yang benar-benar terlibat dalam memeriksa tesis yaitu pembimbing utama. Sedangkan di Indonesia semua dosen pembimbing ikut aktif memeriksa tesis sang mahasiswa sehingga waktu yang diperlukan untuk menyelesaikannya pun bisa jauh lebih lama.

Sebab lainnya adalah mahasiswa yang memperoleh beasiswa belajar di AS biasanya memiliki waktu terbatas untuk menyelesaikan studinya. Dosen pembimbing biasanya menyadari hal ini dan mereka tak ingin mahasiswa yang sedang hidup di rantau ini terlantar gara-gara terlambat menulis tesis.

Sebab yang paling utama, mahasiswa Indonesia yang sedang tugas belajar di AS mempunyai rasa malu lebih besar bila studinya gagal di tengah jalan, dan pulang ke tanah air tanpa membawa gelar. Itulah sebabnya mereka rela belajar mati-matian. Apalagi kalau ia meninggalkan anak dan istri di tanah air, tentunya semangat belajar mereka meningkat berkali-kali lipat.

Entry filed under: Umum. Tags: .

IQ versus EQ HENTIKAN PSB JALUR NON-AKADEMIK

7 Komentar Add your own

  • 1. arul  |  Juli 8, 2007 pukul 3:23 pm

    wah beasiswa yang bisa didapatkan apa saja nih?

    Balas
  • 2. asaria  |  Juli 8, 2007 pukul 3:55 pm

    jadi ingat diri sendiri nih, lagi ngerjain tugas akhir alias skripsi juga
    bukan penelitian sih emang, tapi bikin software, sama aja
    di sini, emang sih anak2 lebih banyak mandeg gara-gara tugas akhirnya belum selsai padahal kuliahnya udah beres semua, yah kaya gw deh contohnya

    atau gw move aja kali yah ke sono, whe he

    ah sudah lah yg penting gw harus llus dah oktober ini, doain yah!!

    Balas
  • 3. purmana  |  Juli 8, 2007 pukul 4:52 pm

    Biasanya sekolah sekolah bagus di Amerika Serikat, (katakanlah top 50 pada bidangnya) sering memberikan beasiswa yang disebut stipend, meskipun baru mahasiswa S2. Besarnya stipend sekitar US$1000-1400, tergantung lokasi. Yang jelas cukup sekali untuk hidup. Mahasiswa yang menerima stipend itu, juga tidak perlu membayar uang sekolah (tuition fee). Lamanya stipend adalah per semester, tapi saat summer biasanya diberikan pekerjaan lain di universitas (mostly guaranteed). Kalau sedang sial (jarang sekali), tidak dapat assistantship untuk semester itu, ya pulang saja ke Indonesia dahulu.

    Syarat penting mendapat beasiswa adalah harus mau menjadi teaching assistant atau research assistant. Teaching assistant bertugas membantu proses belajar-mengajar di kelas, seperti fotokopi, setup komputer di lab untuk kelas itu, memeriksa tugas-tugas, dan memberikan tutorial di luar jam kelas. Sedangkan research assistant bertugas membantu professor di lab, seperti membuatkan program untuknya, mengatur laboratioriumnya, membuat dokumentasi riset dan sebagainya. Mahasiswa selain melakukan penelitian, juga masih diwajibkan untuk mengambil coursework (kelas).

    untuk lebih lanjutnya klik aja di sini :

    http://www.geocities.com/amwibowo/beasiswa.html

    Balas
  • 4. Hafiz Rahman  |  Juli 8, 2007 pukul 4:56 pm

    Hoh! jadi di Amerika itu nggak pake ada tesis ya!

    Saya juga lagi macet kuliah karena waktunya skripsi ini, padahal mata kuliah udah diambil semua..

    Indonesia, Indonesia..

    Balas
  • 5. purmana  |  Juli 8, 2007 pukul 5:02 pm

    Yo’i… tapi buat S1 aja… S2 dan S3 sih tetep ada.

    Tapi syaratnya itu… banyak yang gagal,,,

    TOEFL min 575…. buset dah…!

    Balas
  • 6. asaria  |  Juli 10, 2007 pukul 5:42 pm

    Om pur… (jadi ingat Bu pur di sinetron jadul)…
    Punten, komentar gw di no 2 boleh di delete aja gak? Kan komentar no 2 ama no 3 sama tuh. Yah, gak enak aja ngasih komentar pake id orang. Skalian aja komentar yang ini didelete.

    Thanks yah, good luck! Btw, balapnya dah nyampe formula berapa nih? Kok kayaknya masih disono-sono aja posisinya?🙂

    Balas
  • 7. rienaldy zulvia fajar  |  Maret 22, 2010 pukul 6:09 pm

    salam kenal semuanya,,,,
    ada yang bisa bantu saya gak,,,,,atau kasi saya informasi,,,,,,gini nieh

    saya kan SMK IT jurusan TKJ(TEKNIK KOMPUTER JARINGAN)
    nah rencana saya,saya mau kuliah di amerika di universitas yang berjurusan dengan komputer,,,,,,ada yang bisa kasi saya informasi gak,,,apa nama universitasnya,,,,,???

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Pelajar

Pelajarpun Boleh Bicara adalah sebuah blog yang dikhususkan bagi para pelajar di seluruh Indonesia untuk bicara bebas mengenai pendidikan. Jangan mau dijadikan kelinci percobaan pemerintah saja. Mari kita bicara!!!

Terbaca

  • 129,149 kali

Arsip

Pesan-Pesan

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

%d blogger menyukai ini: