Info Jurusan PT : TEKNIK MATERIAL, APA ITU?

Juli 23, 2007 at 5:28 pm 75 komentar

 TAK ADA HUBUNGANNYA DENGAN TOKO MATERIAL (BAHAN BANGUNAN)!! :smile:

Sehubungan dengan adanya permintaan dari sahabat pelajar untuk membahas sedikit tentang profil berbagai jurusan di Perguruan Tinggi, maka saya coba untuk memberikan sedikit informasi tentang berbagai jurusan/program studi yang ada di berbagai Perguruan Tinggi Indonesia saat ini.

Untuk saat ini, sebagai pemanasan mari kita bahas tentang Teknik Material. Apa itu teknik material, bidang apa saja yang dibahas, dan yang pasti prospek kerjanya.

Teknik material adalah sebuah disiplin ilmu teknik yang berhubungan dengan ilmu material dan berfokus pada desain berbagai jenis material (logam, plastik, keramik, komposit) untuk aplikasi tertentu. Bidang ini juga mempelajari teknik proses atau fabrikasi (pengecoran, pengerolan, pengelasan, dan lain-lain), teknik analisa (x-ray diffraction, kalorimetri, mikroskopi optik dan elektron, dan lain-lain), serta analisa biaya atau keuntungan dalam produksi material untuk industri.

material.jpg

Gambar di atas menjelaskan bidang yang dibahas di dalam Teknik Material. Semua berasal dari berbagai komponen dari bumi, baik itu organik ataupun non-organik yang dapat diolah untuk membuat material yang dapat digunakan untuk kehidupan manusia. (Lihat Gambar di atas) Gambar di tengah adalah Besi Sulfida (pyrite). Bahan tersebut dapat diolah menjadi besi tuang/cor, besi tempa dan baja. Setelah logam-logam tadi diubah menjadi bentuk tuang/cor maka dapat dibentuk menjadi berbagai bentuk sesuai kebutuhan dengan teknik proses atau fabrikasi (Paragrap 3).

Kehadiran Jurusan Teknik Material dan Metalurgi pada masa sekarang ini sangat diperlukan guna mencetak tenaga-tenaga profesional di bidang ilmu dan teknologi material, karena Indonesia sekarang ini sedang melaksanakan pembangunan berdasarkan lima pilar termasuk di dalamnya ilmu material.

Prospek kerja Teknik Material adalah sebagai berikut :

  1. Bidang Minyak dan Gas
  2. Bidang Mikroelektronik
  3. Bidang industri otomotif
  4. Bidang Kesehatan
  5. Bidang Pembangkit Energi

Untuk lebih jelasnya silakan mengunjungi situs-situs di bawah ini :
Teknik Material ITB
Teknik Material dan Metalurgi ITS
Material and Engineering SJSU

About these ads

Entry filed under: Info, Kuliah. Tags: .

Belajar Bahasa Indonesia Yuk..! (Bagian 2) Saat Paling Krusial di Masa Pendidikan

75 Komentar Add your own

  • 1. deking  |  Juli 24, 2007 pukul 4:30 am

    Thanx atas informasinya
    Informasi2 semacam ini memang sangat penting…jangan sampai nantinya ada yang memilih suatu jurusan tanpa sedikit pun tahu apa dan bagaimana jurusan tsb.

    Balas
  • 2. Imam  |  Juli 24, 2007 pukul 7:29 am

    Wah makasih bgt, kebetulan saya juga berminat masuk T.Material tahun depan.

    Bener gak sih kalo T.Material tuh susah dapet kerjanya?

    Balas
  • 3. purmana  |  Juli 24, 2007 pukul 2:40 pm

    [at] Imam
    Saya doa’in masuk ya!!

    Susah kerja?? Itu sih tergantung dari pribadinya masing2…
    di sini kamu bisa baca bahwa jumlah ahli material itu hanya sekitar 5% dari jumlah ahli-ahli teknik yang ada.
    Dan jumlah lulusannya saat ini baru bisa mencukupi 20% kebutuhan pasar di seluruh dunia.

    Kuliah di jurusan apapun asal kita bisa menjadi yang terbaik maka Insya Allah kesuksesan ada di tangan…

    Percuma aja kuliah di Informatika atau Kedokteran sekalipun bila akhirnya gagal dan kalah bersaing.

    Balas
  • 4. nayz  |  Juli 26, 2007 pukul 10:04 pm

    benar-benar informasi penting.

    Balas
  • [...] bagian sebelumnya kita telah membahas tentang Teknik Material. Maka di bagian ini mari kita lanjutkan membahas tentang Teknik Penerbangan. Apa itu teknik [...]

    Balas
  • 6. ninoy  |  Agustus 6, 2007 pukul 3:00 pm

    begh…..gt yaaa ck ck ck baru tau itu gunanya teknik material..kalo sama astronomi sama langkanya ga? hehe

    Balas
  • 7. .\Goio  |  Agustus 9, 2007 pukul 9:18 am

    Hummm.. komentarku kok menghilang ya? atau ketangkep askimet? …

    Yah, aku ulang lagi sajah.. kemaren aku bilang kurang lebih seperti berikut:

    Teknik material adalah sebuah disiplin ilmu teknik yang berhubungan dengan ilmu material dan berfokus pada desain berbagai jenis material (logam, plastik, keramik, komposit) untuk aplikasi tertentu.

    aku tertarik dengan pilihan kata ‘desain’. Maksudnya apa ya?

    oh iya, sama mau nambahin referensi buat di atas… titipan dari temen… yaitu metalurgi UI..

    Balas
  • 8. purmana not purnama !!  |  Agustus 9, 2007 pukul 9:49 am

    [at]ninoy
    Wah gak tau atuh… tapi astronomi ama material kan jauh banget, memang ada 2 hal yg menyebabkan suatu jurusan/program studi kurang diminati atau kalah pamor:
    Pertama Ketidaktahuan orang, contohnya kasus teknik material, penerbangan, metalurgi, dsb.
    Kedua adalah tidak mendukungnya lapangan kerja yang tersedia untuk menampung lulusannya. misalnya lulusan astronomi bila pemerintah mau membangun sebuah lembaga riset luar angkasa yang bagus maka saya jamin antusiasme masyarakat terhadap astronomi akan meningkat.

    [at]Goio
    desain berbagai jenis material maksudnya adalah merubah atau menyusun kembali struktur dari berbagai bahan material tersebut sehingga akan menghasilkan suatu material dengan karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan.

    Mungkin ada yang bisa menambahkan…???

    mengenai referensinya, akan saya tambahkan di tulisan saya…

    Thanks… :D

    Balas
  • 9. .\Goio  |  Agustus 9, 2007 pukul 6:39 pm

    Purmana not purnama,
    Hummm… entah mengapa, tapi kurang sreg dengan penggunaan kata ‘desain’ dalam kalimat tersebut. Tapi ya sudahlah, yang penting maksudnya mengena =).

    Makasih =)

    Balas
  • 10. al  |  Agustus 24, 2007 pukul 7:44 pm

    Ai…
    cuma mau Ngasih Info aja…

    Jurusan T.Material itu sangat Dibutuhin sekarang,,Beda ama Jurusan2 Yang lain yang dah Banyak Lulusanna…

    Di MIT amerika, Prodi ini merupakan Prodi yang di Banyak banget peminatnya!!!

    n gw cuma mau ngasih tau kalo;
    First, Engineering is nothing without material…
    Second, We ‘re people of Future,,,karena diramalkan kalau nanti 10 tahun kedepan kita masuk ke zaman nano material,n Seorang ahli t. material sangat memahami masalah itu…
    Third, We’ re in front line….Ga ada pabrik yang dibangun kalo ga ada material, or material nya asak2 an…

    So Join With material Engineering ^^v

    a_nayhan@yahoo.com
    Material ITB’07

    Balas
  • 11. al  |  Agustus 24, 2007 pukul 7:48 pm

    Oh iya, ditambah lagi…
    di ITB material tu prodi paling tinggi ke 5 di antara 90 prodi…

    Hehehe…kata dosennya loh…

    mengenai passing grade nya yang kecil d bandingkan prodi lain sih itu karena program ini kurang diminati karena kurang nya pengetahuan kita tentang prodi ini…

    Kalau ada yang mau nanya kirim email yah ke
    a_nayhan@yahoo.com

    Insya Allah Di bales…^^v

    Balas
  • 12. .\Goio  |  Agustus 25, 2007 pukul 10:35 am

    Al,
    First, Engineering is nothing without material…
    Second, We ‘re people of Future,,,karena diramalkan kalau nanti 10 tahun kedepan kita masuk ke zaman nano material,n Seorang ahli t. material sangat memahami masalah itu…
    Third, We’ re in front line….Ga ada pabrik yang dibangun kalo ga ada material, or material nya asak2 an…

    first, IMHO, yes, engineering is nothing without material… engineering is also nothing without physics, math, social science and all other related science. =)… meaning: Material Engineering (or science) is part of the games, just like everyone else…

    second, IMHO, I believe that the ‘people of future’ (meaning ‘material engineering expert’ as in your context) would still need others expertise…

    third, ini teh maksudnya material bangunan atau gimana? hihihihi… enggak ding, aku mengerti maksudnya kok =)… cuman mau mengingatkan saja, IMHO, you wont build a factory unless you want to produces/manufactures something worth to sale, that’s when the engineers come to do the engineering stuffs (that would include material engineering, mechanical engineering, electrical engineering, manufacturing engineering etc). And then, after the products is done, you are going to sell it… that’s when the marketing guys come and do the research on selling this thing… lots of people involved in ‘a factory’.

    so, IMHO, I don’t see that Material Engineering is the front line for the whole industry =). What’s the point in manufacturing something that you cannot sale? even if the goods are really good…

    back to the topic of Material Engineering, yes, I believe that Material Engineering would have a great prospect for the future… but, IMHO, never said that it would be the most important one, or the best engineering for the future and other sort of things. Believe me, you (means everyone) would never make it alone.

    Ayo, semangat teknik material! Metal! =)…

    *salam manis dari alumni ‘sodara-tua-nya teknik material’ ITB

    Balas
  • 13. herga,,,material '07 ITB  |  Oktober 23, 2007 pukul 11:44 am

    i agree with you al,,,,

    Balas
  • 14. purmana  |  Oktober 26, 2007 pukul 7:43 am

    @ 12

    Sip…. sip….
    Tuh dengerin anak2 wahai anak2 MT ITB, khususnya angkatan 2007 :mrgreen:

    Kita tuh cuma sebagian kecil dari calon ahli2 teknik yang ada di dunia. Kita harus bisa bekerja sama dengan orang lain.

    BTW, IMHO tuh apaan??? Bukan Ikatan Mahasiswa HOmreng kan…??? :mrgreen: :mrgreen:

    Balas
  • 15. al again  |  November 9, 2007 pukul 11:08 pm

    Yes,it’s true that all on this world need multiple science discipline,not only material, but also the other science too…
    like in Alquran said that we must seek for knowledge everywhere and anywhere…
    But in this topic, i tried to convience the others that we need material in Indonesia,, Bisa dihitung gagh perbandingan sarjana material ma sarjana teknik informasi…

    Jadi yang saya bahas itu, sekedar beri sedikit info kalo material tu gimana?Gagh seperti yang orangf awam itu bilang kalo material hubungannya ma kuli….

    Ngapain gitu belajar lebih dari 4 tahun kalo akhirnya cuma jadi kuli kasar???
    Buat apa memakai produk orang lain kalo bangsa kita punya potensi buat membuat barang itu???

    But thanks anyway for the comment…

    nice to see u all….

    Balas
  • 16. purmana  |  November 29, 2007 pukul 10:39 am

    Diem ah AL… ribut tau !!!

    Sekarang sih mikirin dulu gimana lulus TPB,,,

    Balas
  • 17. fajar  |  Januari 25, 2008 pukul 7:53 pm

    saya pngen n’ya di browser nie da p[el macam2 material logam gak si??? malah ngebahas tentang un lage.

    Balas
  • 18. denny hariyadi  |  Januari 26, 2008 pukul 2:20 am

    kalau gajinya gmn? besar gak? bisa nyaingin gajinya anak pertambangan g?

    Balas
  • 19. denny hariyadi  |  Januari 26, 2008 pukul 2:21 am

    maaf ya kalau kejauhan udah nanya gaji.

    Balas
  • 20. purmana  |  Januari 26, 2008 pukul 3:39 pm

    Kalau bicara gaji sih, jadi artis sinetron aja… sekali soting 25 juta.

    Tergantung orang dong Bro… Kalo orangnya males, gak punya skill, kuper, lemah, bloon, lelet, dsb. Kerja dimanapun pasti gak akan sukses.

    Masalah peluang kerja kan sudah ditulis. Kira2 berprospek tidak jurusan Material ???? Terserah penilaian anda

    Balas
  • 21. MT'05-itb  |  Februari 5, 2008 pukul 12:32 pm

    Teknik Material, buat gambaran aja, sebenernya yg ad jurusan material tuh cuma di Indonesia aj, di luar negeri T.Material itu udah jadi Fakultas , malah buat yang namanya keramik itu sekarang udah dibagi-bagi lagi kaya elektronik,magnet, optik, dll.

    Di indonesia sendiri yang berkembang pesat BARU logam, polimer, dan keramik konvensional, tapi yg paling laku di dunia kerja baru logam .

    Tapi bwt yg mo ngambil keramik ama polimer jg jgn takut, mungkin sebagai scientist kita belum bisa, tapi sebagai engineering udah ada lahannya…

    But still, being a scientist or engeineer is your choose,Friends!

    Balas
  • 22. BRo  |  Februari 14, 2008 pukul 8:54 pm

    Eiiitsss… Para Bro2 sekalian!!
    Kalian jgn kaget yaa soal gaji lulusan sarjana material dan metalurgi…..
    Di jurusan ini ternyata masih terbagi menjadi beberapa keahlian ato spesialis aja loo….(G CM DOKTER TUOK!!)
    Ada AHLI LAS, AHLI COR,AHLI KOROSI,dl
    Sebagai informasi, ada alumni teknik material dan metallurgi ITS yang bekerja sebagai welding inspector…..
    Gajinya diitung berdasar ukuran “cm” loo……
    Maksudnya setiap dia ngelas bayarannya 2 JUTA RUPIAH per CM….
    Tp jgn disamain kaya ngelas panci loo….
    Yang di LAS ini terutama KILANG MINYAK…
    Bayangin aja, 2 JT per CM buat kilang minyak, bayarannya jd…………???
    Kl soal pekerjaan, sebagai referensi qt pake ahli las…
    Coba sebutin perusahaan pengexplorasian tambang, minyak, gas, dll, yang g butuh seorang AHLI LAS???
    Itu msh ahli lass loo, blm yg laen……

    Balas
  • 23. denny  |  Februari 18, 2008 pukul 1:50 pm

    boleh juga tuh sarannya mas purnama. jadi artis aj ya…
    makasih ya infonya.
    paling ga q udah ad bayangan tentang teknik material n prospeknya

    Balas
  • 24. Rendy Pratna  |  Februari 26, 2008 pukul 1:21 pm

    makasih infonya sangat berharga sekali….
    tapi kalau boleh kasih info yang komplit dan pisahkan antara TEKNIK MATERIAL dan TEKNIK METALURGI DAN MATERIAL.

    Balas
  • 25. nino  |  Maret 26, 2008 pukul 2:12 am

    apa bedanya si teknik metalurgi ITB ma teknik material ITB? ada yang tau ga?

    Balas
  • 26. murai  |  Mei 27, 2008 pukul 9:19 am

    Just some words …

    Materials knowledge is one key of several keys in the future, why? Because the new material inovation or breakthrough will open the newest exploration of mankind for any life aspect, not only for daily life but also for aerospace industries, computer engineering, mechanical engineering, nanotech, etc. It is one of the reasons of the opening of Materials Engineering Program Study in ITB in 1994.

    Materials engineering is one of study program in ITB and initiated since 1994 with its first students (33). Once opened, they claimed that the study program average score of passing grade was ranked at 10th, the lowest score in FTI but above all study programs in ITB exluding Civil Engineering.

    Why it could be happened? Because at that time some bright students with high UMPTN score (ranked at 100s to 1000s in NATIONAL sank list) were forced to be Materials Prodi with several reason, e.g. their 1st choice is closed due to limited seats (quota).

    Comparing with other countries, many good universities in the world have this department even faculty, e.g. MIT-USA, Achen-Germany, Lueven-Belgium, McMAster-Canada, Tokyo/Tohoku etc Univ.-Jpn, etc.

    Talking regarding the prospect of their graduated students, like any other ex-student, the chance to get good job is depends on the man behind the gun. But with the specific knowledge in materials sciece and engineering (including steel and other kinds of materials understanding, corrosion & its protection, designing, processing treating and alloying of material), and basic knowledge in mechanics, chemistry, opportunity to enter the industry is very wide.

    The favorite industries for materials engineering graduated students are (not just the list but also based on the actual fact):
    1. Metal fabrication and casting (Krakatau Steel, Bakrie Pipe/SPIJ, Citra Tubindo, etc) that cast the ore of steel, milling a casing/pipe/tubing until threading,
    2. Oil & Gas Operator Company (Pertamina, Total, BP, Hess etc),
    3. Construction Company (McDermott, TriPatra, etc),
    4. Oil & Gas Services (Halliburton, Schlumberger, Baker-Atlas, Weatherford, etc),
    5. Hitec ceramics lke wafer fab. for semiconducto/.chips (infineon, motorola),
    6. Semiconductor Assy. (AIT-Batam, many Singaporean/foreign companies, etc),
    7. Household consumers product ceramics (Mulia, Roman, etc), … and many-many.

    The lacks were:
    1. No deep info for this program study
    2. Since first alumnies which graduated in 1998, not only in Indonesia, but they now also spread all the worlds: Germany, USA, Canada, Japan, Middle East, etc, … the age of their experience and service yerar to the company are still young, that’s why their current position still start junior engineer until with the most leading position still in junior managerial level.
    3. Low funding research projects –> material as raw, as design work, as processing work mainly come form abroad –> capability of materials engineering knowledge in Indonesia still not so good (like any other engiineering, usual oroblem in developing countries) –> engineer works by order only.

    Comparing with informatics or mechanical engineer graduated in Indonesia and work in Indonesia also? Those people even worse than materials engineering –. Why? See point no. 3 above.

    Balas
  • 27. akbar  |  Agustus 6, 2008 pukul 10:46 am

    thank ya,buat informasinya.

    Balas
  • 28. MT 2005  |  Oktober 7, 2008 pukul 3:39 pm

    Buat info tambahan bwt yg berminat masuk T.material..

    Sejauh ini alumni2 material ada yg bekerja di bidang sebagai berikut :

    1.Konsultan pemilihan material
    2. Quality control
    3. Quality assurance
    4.Spesialis :
    1. Non destructive test ( jadi nguji sifat2 material – ga bs sembarangan orang lo… )
    2. Welding /pengelasan ( gajinya bisa ratusan USD/ jam kerja)
    3. Corrosion engineer ( ahli korosi, bertugas mencegah, mengatur dan memperkirakan korosi -atau karatan- di pabrik-pabrik)
    3. Tau KNKT? komisi nasional kecelakaan transportasi?
    di sini kami bertugas mencari tahu kenapa bisa terjadi kecelakaan ( kereta,kapal,mesin,pesawat, dsb) bidang ini
    terkenal juga dengan failure analysis
    4. Jadi engineer di perusahaan manufacturing ( bikin material-nya , kaya atap rumah, pipa, beton dll)
    5. Bwt yg berminat jadi dosen juga ada, terutama di bidang advance ceramic, (bisa tentang magnet, biomaterial,atau elektronik)- research seperti ini sudah mulai berlangsung, dan beberapa sudah tembus ke Eropa…

    Yup, daftar diatas bukannya kemungkinan lapangan kerja dari teknik material, tapi yg saya tulis diatas adalah bidang -bidang yg SUDAH ditekuni oleh para alumni saat ini…

    O ya, di ITB itu ada T.Metallurgi dan T material, bedanya itu adalah wilayah kerja mereka…

    T . Metallurgi lebih fokus pada penambangan bahan2 menjadi barang setengah jadi, misalnya bijih besi dan lain-lain..

    T.Material ,kerjaannya ngelanjutin metallurgi, bijih besi yg dia tambang nantinya diolah menjadi barang jadi…

    Makanya , t.Metallurgi ITB ada di bawah fakultas pertambangan, sedangkan T Material ada di Fakultas Mesin dan Dirgantara…

    Semoga bermanfaat…

    Balas
  • 29. nik  |  Oktober 22, 2008 pukul 6:45 pm

    @MT 2005, ya ma semuanya sih

    ga bener semua klo metalurgi itb cuma di bagian tambang doang….di metalurgi ITB sih aq dapet 3 body knowlegde utama metalurgi (diseluruhdunia juga gitu), yaitu pengolahan mineral, ekstraksi metalurgi dan metalurgi fisika…ntar lulusnya sih serah aja mau kerja dimana…selama ada logam, disitu lah tempat qta bermain, hehe

    klo MT ITB proporsinya emang lebih banyak di physical and mechanical metallurgy….itu berdasarkan perbandingan kurikulumnya saja lho…CMIIW….

    Balas
  • 30. honey MT'04  |  Desember 21, 2008 pukul 3:37 pm

    hehehe….lulusan material gak cuma gawe di prusahaan2 migas, manufaktur, konsultan, dll lhooo….tapi ada juga yg bener2 nyeleweng dari latar belakang studi…ada yg jd pengusaha ayam bakar, kerja di Bank, bahkan jadi jurnalis pun bisa…wakakakak…it’s up to you…terkadang gaji gede gak bikin kita bener2 bahagia…justru kepuasan batiniah lah yg bikin qta bener2 bahagia….so jangan terpatok sm prusahaan2 diatas. Intinya….qta bisa jadi apapun selain Materials Engineer…jgn takut gak dapet kerja deh, kalopun gak dapet2 kerja, buka lapangan kerja aja…

    Balas
  • 31. abidin ai  |  Januari 2, 2009 pukul 12:00 pm

    maksih dah

    Balas
  • 32. Lindon Sitorus  |  Januari 12, 2009 pukul 10:01 am

    Numpang taya teman teman, material teknik dengan teknik material samakah?

    Balas
  • 33. fakhry  |  Februari 13, 2009 pukul 4:44 pm

    sip..
    semua teknik penting..
    nuhun..
    doakan saya ..amin

    calon mahasiswa
    Teknik Material ITB09

    Balas
  • 34. BayuAditya  |  Februari 16, 2009 pukul 12:33 am

    @ fakhry
    sukses ya..
    smoga bner2 masuk di jurusan teknik material
    tp klo bs ya di ITB, soalnya udah menjadi pusat dr sgala keilmuan teknik material di indonesia..

    Pokonya buat smua yakinilah
    klo teknik material tu sm skali ga seperti yg orang pikirkan saat ini, kya tukang material bangunan ato apa lah..
    Mungkin post2 yang di atas sudah sangat cukup mnggambarkan mengenai definisi apa itu ilmu dan teknik material, dan bagaimana prospek kerjanya setelah lulus dr sana, sampai ke “gaji”nya yg mungkin sangat menggiurkan itu..

    Dan yg pasti, ini sudah dibuktikan, klo “there’s no engineering without materials”, karena pd intinya dasar dr sgala teknik itu pasti ujung2nya mutlak membutuhkan pengetahuan mengenai struktur suatu bahan yg disebut material, entah itu di industri mobil, pesawat, dan berbagai alat pemesinan (utk tek mesin), rangka bangunan (untuk teknik sipil), bahan elektronika (utk tek. elektro), alat fabrikasi (tek. kimia dan tek. fisika) dan seterusnya..
    Karena itu lah di Indonesia diadakan pendalaman mengenai ilmu ini, walaupun sayangnya pengadaan jurusan teknik dan ilmu material di univ2 di Indonesia, sbg tanda kesadaran akan pentingnya ilmu ini sudah sangat jauh terlambat dibandingkan dengan negara2 luar, spt jepang, amerika, dan berbagai negara eropa khusunya.. wajar saja bila ilmu teknik ini sampai skarangpun msh sering disalahartikan..

    Balas
  • 35. ari kurniawan  |  Maret 31, 2009 pukul 8:48 am

    gak bener klu jurusan material susah cari kerjanya..sy mahasiswa semster akhir di material itb. n sekarang ja udah banyak proyek kerjasama ma dosen yang mau dikerjain…lumayan kok gajinya…terus tawaran kuliah ke luar negeri juga banyak cz di luar negeri material sedang berkembang

    cari ja beasiswa tenetang jurusan material pasti banayka banget apalagi dengan perkemabnagan pesat teknologi nano…

    SEMANGAT yang mau masuk material…

    saran : janagn cari jurusan yang sekarang ngetrend tapi yang kedepannya ngetrend cz kita hidup untuk masa depan

    Balas
  • 36. eko santoso  |  April 24, 2009 pukul 9:30 pm

    With material enginering is perfect, but without metallurgy,material is nothing

    Balas
  • 37. Budi  |  Mei 24, 2009 pukul 12:21 pm

    Sya mau nanya apa sh bdanya ilmu mterial yg dplajari d tknik mterial dgn mesin

    Balas
  • 38. Taufik Surabaya  |  Juni 2, 2009 pukul 10:03 pm

    Koq commentnya dari ITB semua
    ITS buka teknik material n metalurgi baru 10 tahun.
    Apa bisa dapet peluang kerja sama seperti yang diatas?
    Coz Q ditrima PMDK di sana?
    Plizzz jawabannya.

    Thx

    Balas
  • 39. varg vikernes  |  Juni 11, 2009 pukul 1:41 pm

    kk2 sekalian maw nnya dunk klu tk material kerjanya klo di minyak dan gas ngapain ja???????

    Balas
  • 40. yolanda...  |  Juni 24, 2009 pukul 8:23 am

    aq jg mau msk teknik material itb…….
    kalo boleh tw byk gag sih mahasiswa cewek yang ada disana???

    Balas
  • 41. Richard  |  Juni 26, 2009 pukul 9:32 am

    Buat Taufik…..
    Saya adalah lulusan Teknik Material ITS tahun 2006. Jurusan teknik Material d ITS juga tidak kalah bagusnya dengan ITB. Point of pride kami sudah berhasil mengembangkan bio-based material untuk composite applications, dan juga polymer untuk drug delivery, dari dulu dosen tek Material ITS jadi konsultan PT.PAL (perusahaan perkapalan) dan perusahaan lainnya untuk Welding inspector dan failure analysis….saya adalah salah satu siswa yang KP di PT.PAL bagian welding engineer :) BERKAT tek. Material ITS saya sekrang mendapat beasiswa Fulbright untuk melanjutkan MASTER’S degree di AMERIKA untuk bidang yang sama Material Science and Engineering at Michigan Tech USA…..

    So…..material ITS atau ITB atau UI semuanya bermutu bagus selamat dan sukses….
    Vivat ITS cuk……

    Richard
    Graduate School Dept of Material Science & Technology
    Michigan Technological University Michigan USA

    Balas
  • 42. Richard  |  Juni 26, 2009 pukul 9:38 am

    Pekerjaan untuk lulusan tek material sangat beragam…kalau saya pribadi sich saya bekerja di bidang yang hampir sama dengan Tugas Akhir saya….kebetulan TA saya tentang Residual Stress calculation at welding joint use x-ray diffraction dan strain gauge saya kerjakan hal ini ketika KP di PT PAL indonesia…jadi waktu lulus yah jadi Welding Inspector dan Quality Assurance selama 2 tahun lalu saya melanjutkan sekolah ke negeri Barak Obama :)
    Vivat Matrice
    Vivat ITS cuk……

    Richard
    Graduate School Dept of Material Science & Engineering
    Michigan Technological University Michigan USA

    Balas
  • 43. praja  |  Agustus 14, 2009 pukul 12:51 pm

    yup..good.. =)

    btw da beasiswa g buat T. Material??
    soalnya saya sedang cari2 beasiswa ne..

    saya T. material ITB 08..

    Balas
  • 44. kael  |  Agustus 16, 2009 pukul 2:16 pm

    saya jadi pengen masuk teknik ini

    tapi kayanya gak dibolehin tuh sama ortu cz disusurh masuk bidang kesehatan

    tapi mudah2an sich gw bisa masuk dah gtu diizinin pula….

    doain yuah semua….

    Balas
  • 45. Taufik Sby  |  Agustus 18, 2009 pukul 5:45 am

    Mas Richard terima kasih atas infonya…
    Sekarang saya sudah masuk jurusan ini…
    Masa pengkaderan sepertinya sudah dimulai…

    Mas, bisa minta info aplikasi beasiswa yang mas Richard peroleh?
    Terima kasih atas jawabannya…

    Balas
  • 46. Agung  |  Agustus 18, 2009 pukul 9:39 pm

    hhehehe

    mksh lo mas richard
    infonya membuat saya semangat memprdalam jurusan ini :)
    perlu diketahui say mahasiswa baru 09 di jurusan teknik material dan metalurgi ITS

    chayoo ITS

    Balas
  • 47. Materials boy  |  Agustus 24, 2009 pukul 4:28 pm

    Yupsz, betul kata ari….kita harus melihat ke depan, jangan hanya di massa sekarang aja.

    Mengenai Teknik Material, intinya gini…tanpa material, maka orang tidak bisa ngapai2n…yah klo gitu logikanya anak T. Material dibutuhkan dimana-mana, sekali lagi tergantung spesifikasi yang di ambil…secara umum (manufacturing / fabricating, maintanance / inspection (quality control / assurance)klo spesifiknya bisa welding, casting, corrosion engineering, inspection (NDT) or Destructive testing, Production, and etc.

    Klo ITB, T. materialnya itu fokus di 3 bidang, polymer composites, metal, dan ceramic. Anak2 T. Material ITB tidak hanya TA di bidang Metal saja, juga ada TA di Bidang Polymer composites, nanomaterial, Beton (ke bidang sipil).

    sebagain informasi buat tamatan2 smu yg masuk ke T. Material,
    kalian bisa memilih di antara Metallurgy UI, Material dan Metalurgi ITS, atau Material ITB. Semuanya sangat berkompeten, cuman sebaiknya kalau mau masuk, masuk ITB saja….heeee (promosi), kan ITB merupakan pusat Teknologi Indonesia. Sebagai informasi aja, Lulusan T. Material ITB juga ada yang melanjutkan kuliah ke MIT.

    Klo di ITB

    Balas
  • 48. andrian  |  September 22, 2009 pukul 2:23 am

    teknik material itu bisa ke oil company gak? kalau bisa ntar kerjanya di bagian apa?

    Balas
  • 49. ngger  |  Oktober 2, 2009 pukul 12:52 pm

    @andrian, kenalin saya lulusan material dan metalurgy ITS 2006, sejak lulus sampe sekarang saya bekerja di oil company, kebetulan saya orang korosi dan failure analysis, makanya bisa kompeten sebagai inspection engineer untuk bidang oil dan gas baik div hulu atau hilir, jadi jangan ragu untuk menjadi engineer bidang material and metalurgy,
    alumni teknik material banyak yang di oil and gas untuk bidang2 ke engineeringan

    Welding engineer
    inspection engineer
    QA/QC engineer
    material selection engineer

    bahkan ada teman2 sealumni yang jadi piping engineer, pipeline engineer bagian purchasing juga ada

    gut lak…

    Balas
  • 50. Kira  |  Oktober 12, 2009 pukul 9:14 am

    halo saya mau nanya apa saja yg dipelajari di teknik metalurgi dan material? apakah keahlian di bidang fisika / kimia saat sma sgt dibutuhkan? trimakasih

    Balas
  • 51. ieiem  |  Desember 26, 2009 pukul 9:27 pm

    kak , saya mau tanya , boleh kan kak ?
    sbelumnya saya minta maav kalau saya banyk brtanya . tp mau gmana lg . mhon d maklumi ya kak .
    kalo d teknik material dan metalurgi itu seperti ap sii kak ? trus kira-kira masuk ke jursan itsusah gg si kak ? peluang kerjanya nanti gmana ?

    mkaasii

    Balas
  • 52. Richard  |  Januari 21, 2010 pukul 9:46 am

    Untuk Taufik beasiswa S2 bisa di dapat bukan hanya untuk Material Engineering saja tapi bisa juga untuk jurusan2 yang lain. Kalau mau melanjutkan di Amerika (USA) bisa check beasiswa Fulbright (www.aminef.or.id)

    Untuk Agung, selamat yah sudah bisa masuk jurusan Material and Metallurgy salam buat dosen2 di Material ITS

    Vivat Matrice Vivat ITS cuk…

    -Richard-
    Dept.of Material Science and Engineering
    Michigan Tech Univeristy – USA

    Balas
  • 53. Arie Kresna  |  April 12, 2010 pukul 4:59 pm

    Saya MABA ITS jurusan material & metalurgi,
    bdw sistem kuliahnya disana kaya gmna sii ???
    mohon panduannya…

    Balas
  • 54. ika  |  Juni 20, 2010 pukul 4:17 pm

    teknik material, i like this.

    semoga aja aku bisa lulus di teknik material

    Balas
  • 55. Arie Kresna  |  Agustus 19, 2010 pukul 5:03 pm

    saya sudah resmi jadi mahasiswa Matrice 2010 !
    Vivat !!!
    semoga bsa sukses seperti kk richard,

    Balas
  • 56. Kimi  |  Agustus 19, 2010 pukul 10:23 pm

    saya maba ITS teknik material dan metalurgi 2010…
    seangkatan ama yang d atas saya….

    smoga bisa sukses seperti apa yang d bilang kk” d atas semua….

    VIVAT MATRICE !
    VENCEREMOS !!

    Balas
  • 57. MechanicalBrothers  |  Februari 20, 2011 pukul 2:45 pm

    Mohon masukannya.
    Saya tertarik melanjutkan S2 ke Universitas Indonesia Program studi Teknik Metalurgi dan material. namun saya bingung memilih antara kosentrasi material atau korosi. dilihat dari prospek pekerjaan mana yang lebih terpakai di industri, terutama di migas.
    terima kasih

    Balas
  • 58. didik  |  Februari 24, 2011 pukul 4:33 pm

    kira2 lulusan T.sipil d3 bisa lanjut kesana gak ya?

    Balas
  • 59. ray  |  April 11, 2011 pukul 9:15 pm

    kok saya liat di situs its, teknik material akreditasinya b?

    Balas
  • 60. aaaaaa  |  Mei 17, 2011 pukul 9:14 am

    anak material itb gak ngerti proses, pengen melamar kerja dibidang proses. gak tw diri

    Balas
  • 61. rancho  |  Juli 19, 2011 pukul 3:51 pm

    untuk ray….
    sekarang akreditasi teknik material dan metalurgi its sdh dapat akreditasi A.di situs itu emang kurang up date.
    kemarin udah ada perayaan buat akreditasi jadi A.

    all is well

    Balas
  • 62. Martin  |  Agustus 9, 2011 pukul 2:55 am

    ada yang bisa jelaskan perbedaan teknik pertambangan dan teknik metallurgy and materials?

    Balas
  • 63. Martin  |  Agustus 9, 2011 pukul 3:06 am

    erh, trus teknik metallurgy dan materials tidak boleh kacamata?
    thanks!!

    Balas
  • 64. yutakayan  |  November 10, 2011 pukul 3:20 pm

    sarjana material cewe ada gag ya ?

    Balas
  • 65. yoeretisa  |  November 26, 2011 pukul 8:51 pm

    kak..mau tanya,,untuk cewek apa ada peluang masuk ke teknik material?

    Balas
  • 66. kimi  |  Januari 1, 2012 pukul 6:34 pm

    sarjana atau mahasiswa cewe di teknik material dan metalurgi juga banyakk loo…
    adaa yg udah sukses kerja di Schlumberger alumni teknik material dan metalurgi ITS dan itu cewe
    jadi ngga ada batasan, semua sama” punya peluang kok…

    teknik material dan metalurgi juga boleh kok bagi yg memakai kacamata, banyak temen” qu yg pake kacamata loohh..

    Balas
  • 67. nila :)  |  Januari 23, 2012 pukul 7:54 pm

    q jg pgn msuk metalurginya its nih, doain keterima y ???

    Balas
  • 68. juita  |  Februari 4, 2012 pukul 2:59 pm

    kak jalur undangan bwatb teknik material kira* bisa d terima gag ? kalau niolainya kimia 9 tapi fisikanya 8

    Balas
  • 69. naufal fahmi z  |  Februari 10, 2012 pukul 5:48 am

    daftar de.. ak juga pingin metalurgi tapi blm banyak tau ttg itu

    Balas
  • 70. bintari  |  Mei 19, 2012 pukul 8:23 pm

    Bismillah .. saya juga akan mengambil jurusan ini.. terimakasi infonya :D

    Balas
  • 71. nurlailiarum  |  Januari 6, 2013 pukul 12:51 pm

    Thanks informasinya. Akhirnya saya masuk jurusan ini.
    ini motivasi buat temen yang mungkin ingin masuk teknik material dan metalurgi http://nurlailiarum.wordpress.com/2013/01/06/teknik-material-dan-metalurgi/

    Balas
  • 72. rian  |  Februari 26, 2013 pukul 12:29 pm

    tlg info dong…kalau teknik metalurgi univ. unjani gimana ? bagus ga? thanks ya

    Balas
  • 73. noe  |  April 27, 2013 pukul 11:19 pm

    nanya gan
    mendingan ambil fisika mipa keminatan fisika material dan instrumentasi apa teknik material gan?
    thanks anyway gan

    Balas
  • 74. agung  |  Mei 30, 2013 pukul 9:34 pm

    bagus ko unjani. metalurgi cuma ada 5 di indonesia,dgn loker yang bejibun banyaknya yang belum terpenuhi saking sedikitnya sarjana ahli metalurgi

    Balas
  • 75. Leoma  |  Juli 5, 2013 pukul 2:53 am

    Lo he devorado entero y he de decir que me ha entusiasmado.
    ¡Buen trabajo!.

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Pelajar

Pelajarpun Boleh Bicara adalah sebuah blog yang dikhususkan bagi para pelajar di seluruh Indonesia untuk bicara bebas mengenai pendidikan. Jangan mau dijadikan kelinci percobaan pemerintah saja. Mari kita bicara!!!

Terbaca

  • 88,602 kali

Arsip

Pesan-Pesan

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: